Mutiara Zuhud Letakkan dunia pada tanganmu dan akhirat pada hatimu

http://mutiarazuhud.wordpress.com
Kami sampaikan tanpa cinta dunia
Pengkafiran mempergunakan pembagian tauhid jadi tiga Dalam sebuah diskusi di jejaring sosial Facebook, salah seorang yang mengaku berguru (mengaji) dengan ustadz Wahabi menyampaikan bahwa selama mengikuti pengajian mereka tidak ada pelajaran mengkafirkan umat Islam. Pada saat bersamaan peserta diskusi lainnya yang mengikuti paham Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah mempertunjukan me...
Mereka yang melarang istighfar lebih dari tiga kali ketika dzikir setelah shalat Salah satu pokok permasalahan para pengikut paham Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah adalah mereka terjerumus bid’ah dalam urusan agama yakni melarang (mengharamkan) yang tidak dilarang (diharamkan) oleh Allah Ta’ala dan RasulNya atau mewajibkan yang tidak diwajibkan oleh Allah Ta’ala dan RasulNya aki...
MUI Jakarta Utara tidak cermat mengeluarkan pandangannya terhadap paham Wahabisme Di jejaring sosial Facebook muncul kembali gambar seperti di atas yang berjudul dengan huruf kapital yakni “MAJELIS ULAMA INDONESIA MENYATAKAN DAKWAH SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB DARI ARAB SAUDI YANG SERING DISEBUT SALAFI DINYATAKAN TIDAK MENYIMPANG DAN TIDAK SESAT MAKA HENTIKAN TUDUHAN BAHWA SALAFI ADALAH WAHAB...
Kebiasaan baru tanyakan dalil laranganNya karena Tuhan tidak lupa Salah seorang rekan kami menyampaikan melalui inbox Facebook sebuah link yakni http://www.facebook.com/555638731129296/ videos/1345633672129794/ Setelah kami telusuri video tersebut berasal dari http://www.youtube.com/watch?v=Q0QkTut1X Is Link video tersebut berasal dari sebuah page di jejaring sosial Facebook yang berjudul Had...
Hukum jaharkan Bismillah, Qunut Subuh dan menggerakkan telunjuk tasyahud Kita prihatin dengan orang-orang yang baru selesai kursus bahasa Arab, para mualaf, seorang dokter medis dari India atau bahkan para penghafal Al Qur’an sekalipun sudah berani memahami dan menggali hukum dari Al Qur’an dan Hadits. Untuk memahami Al Qur’an dan Hadits tidak cukup dengan arti bahasa saja dan apalagi hanya...
Bid’ah dalam ibadah ghairu mahdhah ada yang baik Seorang pengikut paham Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah bertanya, jika BID’AH itu BAIK mengapa tidak suka kalau dikatakan sebagai AHLI BID’AH. Kalimat pertanyaan mereka saja sudah keliru. Pernyataan BID’AH itu BAIK ataupun BID’AH itu SESAT adalah pernyataan keliru karena BID’AH itu PERKARA BARU. Perkara baru itu ada...
Ulama mereka menyangkal fatwanya yang mengajak meninggalkan panggilan sayyidina kepada Rasulullah Dalam tulisan sebelumnya telah disampaikan fatwa atau pendapat salah satu ulama panutan bagi para pengikut paham Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah sebelum bertaubat yang dibiayai dan disebarluaskan oleh kerajaan dinasti Saudi tentang ajakan untuk para pengikutnya meninggalkan panggilan sa...
Pengkafiran akibat pemahaman selalu dengan makna dzahir Berikut kutipan menarik untuk kita ambil hikmah (pelajaran) dari klarifikasi Haddad Alwi terhadap lagu Ya Thaybah dari http://www.datdut.com/dituduh-sebagai-sy iah-karena-lagu-ya-thaybah-ini-5-klarifi kasi-haddad-alwi/5 ***** awal kutipan ****** Ia menduga, kalau syair yang memuji disebut sebagai ghuluw (berlebihlebihan) karena orang tersebut...
Mereka yang melarang panggilan Sayyidina untuk Rasulullah Umat Islam kembali prihatin mendengar fatwa ulama panutan bagi para pengikut paham Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah yakni Khalid Basalamah yang melarang umat Islam menggunakan panggilan Sayyidina untuk Rasulullah dengan alasan panggilan tersebut menurunkan derajat Rasulullah sebagaimana yang dikabarkan pada http://santri.net/...
Paham penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah sarana adu domba umat Islam Ada dari pengikut paham Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah berulang kali meng-copas (menyampaikan) potongan perkataan Buya Hamka bahwa “Vonis sesat terhadap Wahabi direkayasa untuk gurita kolonialisme” Wajar Buya Hamka belum mengetahui politik adu domba yang dilancarkan oleh Amerika Serikat sekutu dari keraj...
Mereka yang mencela Rasulullah berdialog dengan tengkorak Ironisnya mereka mengaku-ngaku mengikuti Salafush Sholeh namun kenyataannya tidak tampak kesholehan pada perilaku mereka Contohnya seorang pengikut paham Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah sempat ditahan oleh Polres Depok, Jawa Barat, September 2012 terjerat kasus dengan tuduhan telah mencemarkan nama baik melalui tulisannya...
Dzul Khuwaishirah penduduk Najed pengecualian dari bani Tamim Ada dari pengikut paham Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah menyerang umat Islam yang tidak sepaham (sependapat) dengan mereka menyalahgunakan hadits riwayat seperti berikut, Dari Abu Hurairah bahwasanya ia menceritakan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Pada hari kiamat beberapa orang sahabatku mendat...
Mereka yang merendahkan Rasulullah Ulama panutan mereka, Al Albani menamakan kitabnya “Sifat sholat Nabi” namun ironisnya belum mengenal dengan baik kemuliaan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Salah satu bukti belum mengenal dengan baik kemuliaan Rasulullah adalah mereka memfatwakan bahwa Rasulullah sesat sebelum turunnya wahyu akibat ulama panutan mereka mengikuti paham Wahabisme pen...
Fitnah terhadap Salafush Sholeh Orang-orang yang membeli atau memiliki kitab-kitab hadits kemudian mereka membacanya maka tidak dapat dikatakan bahwa mereka telah mengikuti pemahaman Salafush Sholeh hanya dikarenakan dalam hadits tercantum nama para Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in karena ketika orang membaca hadits maka itu adalah pemahaman orang itu sendiri terhadap hadits yang dibacanya,...
Tuhan pun dijadikan bahan olok olokan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah menubuatkan bahwa kelak akan bermunculan orang-orang seperti Dzul Khuwaishirah penduduk Najed dari bani Tamim dengan ungkapan majaz (kiasan atau metaforis) yakni “orang-orang yang pandai membaca Al Qur`an tetapi tidak sampai melewati kerongkongan atau tenggorokan mereka” maknanya adalah orang-orang yang membaca...
Waspadalah aqidah Wahabisme penerus kebid’ahan Ibnu Taimiyyah Buya Yahya dari lembaga pengembangan da’wah Al-Bahjah. Cirebon menganjurkan untuk “mengusir” orang-orang yang berdakwah dengan bertanya di mana Allah. Beliau juga menganjurkan untuk merobek selebaran atau brosur dakwah yang memuat aqidah berdasarkan pertayaan di mana Allah. Buya Yahya menjelaskan bahwa telah bermunculan kelom...
© 2016 - blog-indonesia.com