Setelah selesai operasi, saya dan Donna hanya bisa menunggu di kamar dengan bingung. Mengapa? Karena dokter bedah tulangnya sudah keburu mengurus operasi lain, tidak sempat ketemu. Selama sehari semalam, kami terus dihantui pertanyaan yang tak terjawab. Ini harus dirawat sampai kapan? Terus pengobatan selanjutnya bagaimana? Yang lebih penting lagi: hasil operasinya gimana sih? Beres? Atau jangan-jangan cuman buka tangan terus nengok, "Wah, bener-bener patah, nih. Kirain bercanda. Oke, teman-tema... [Read Post]
19 Feb 2009, 14:45 | flag share on facebook twitter
Setelah selesai operasi, saya dan Donna hanya bisa menunggu di kamar dengan bingung. Mengapa? Karena dokter bedah tulangnya sudah keburu mengurus operasi lain, tidak sempat ketemu. Selama sehari semalam, kami terus dihantui pertanyaan yang tak terjawab. I...
19 Feb 2009 14:21
Kamar inap Donna memuat maksimal lima pasien. Dan sering kali kehadiran mereka mendukung proses pemulihan dengan cara tersendiri. Pada hari pertama, perawat berkata, "Malem ini puasa, ya, Bu? Enam jam lagi operasi." "Nggak masalah, Suster,&...
19 Feb 2009 14:04
Mitra hidup saya, Donna, jatuh dari kursi saat berusaha membetulkan booster antena TV. Saya menelepon ambulans untuk membawanya ke UGD RS Borromeus. Hasil diagnosis dan foto X-ray menunjukkan tangan kanan Donna patah. Kami pun menunggu kehadiran dokter bedah tulang untuk penindakan lebih lanjut. Saa...
19 Feb 2009 09:15
Mitra hidup saya, Donna, jatuh dari kursi saat berusaha membetulkan booster antena TV. Saya menelepon ambulans untuk membawanya ke UGD RS Borromeus. Hasil diagnosis dan foto X-ray menunjukkan tangan kanan Donna patah. Kami pun menunggu kehadiran dokter be...
19 Feb 2009 09:05
Hotel yang saya inapi di Bukittinggi bulan November lalu memiliki menara pantau. Dari puncaknya, kita bisa melihat pemandangan elok kota Bukittinggi. Satu hal yang menarik perhatian saya adalah sebuah bukit mungil yang berbentuk seperti croissant setengah dikunyah.Pertanyaan di benak saya: karena lo...
21 Jan 2009 23:48


badge