Aku terbangun pada suatu malam dan mendapati sekujur tubuhku telah berubah menjadi kunang-kunang. Cahaya kuning kehijauan berpendar dari sekujur tubuhku. Namun jangan kau bayangkan kalau jemariku berpendar, atau kakiku. Karena sekujur tubuhku telah berubah menjadi benar-benar kunang-kunang. Jangan juga kau bayangkan aku menjadi kunang-kunang raksasa, karena aku melihat semua benda di kamarku mendadak membesar dalam ukuran yang berpuluh kali lipat. Sekali lagi ini membuktikan bahwa tubuhku benar-... [Read Post]
More from J A L A I N D R A :
… seperti batu. tak berpikir. tak mengingat. tak membayang. tak ingin kubuka mata telinga untuk kebenaran selain dari-Mu. jatuh di permukaanku yang keras. setetes demi setetes. lalu retak. lalu meledak. lalu berkeping-keping. lalu puing. di setiap puingnya kubersujud. menunggu jawab-Mu.
08 May 2010 02:47
… sujud di telapak kaki waktu-Mu, atas segala luka kenangan, hati yang ingkar. Ya, semua terserah titah-Mu. aku hanya boneka. tapi kenapa Kau beri aku mimpi-mimpi dan angan untuk Kau renggut dengan tiba-tiba. diri yang tak berpasrah. selalu penuh keluh kesah. Ya, semua terserah titah-Mu. putih...
08 May 2010 02:09
… jika esok tak pernah ada, aku hanya ingin menutup mata tuk terakhir kalinya di pangkuanmu, di pelukmu, di kecupmu dan kan kujemput Izrail di katup bibirmu.
08 May 2010 01:46
… aku akan memohon dalam ketanpadayakuasaanku agar angin-Nya menerbangkanku menujumu, hingga aku bisa membalut sakit dan membasuh lukamu.
08 May 2010 00:58
… bara api di genggaman. tangan melepuh. tapi Kau tetap saja berbisik. genggam. genggam. genggam. akan kuhembuskan nafas-Ku. pada saatnya nanti akan membeku. menjadi es. menjadi mutiara. menjadi danau. menjadi sungai. tapi Kau malah meniupkan badai-Mu. samudra api berkobar. aku tenggelam dalam...
06 May 2010 19:16





