Demikian kenyinyiran  Indreswary ketika menyaksikan kakaknya, Indreswaru, membeli empat pasang lensa kontak warna-warni di sebuah optik. Aku mengganti kacamata. Dua kacamataku lainnya dan kacamata Indreswary dibersihkan dalam mesin sterilisasi.Mulai dari optik, sepanjang jalan menuju hotel tempat kami menginap hingga tiba kembali ke rumah, Ia terus-menerus berkata agak sengit dan nampak tak ikhlas. " Mengapa sih Bunda itu terlalu baik sama Mbak ? Dia itu gaya-gayaan saja. Sok imut banget. T... [Read Post]
16 Dec 2012, 19:03 | flag share on facebook twitter
More from Rumahku Dunia:
Demikian kenyinyiran  Indreswary ketika menyaksikan kakaknya, Indreswaru, membeli empat pasang lensa kontak warna-warni di sebuah optik. Aku mengganti kacamata. Dua kacamataku lainnya dan kacamata Indreswary dibersihkan dalam mesin sterilisasi.Mulai dari optik, sepanjang jalan menuju hotel tempat kami menginap hingga tiba kembali ke rumah, Ia terus-menerus berkata agak sengit dan nampak tak ikhlas. " Mengapa sih Bunda itu terlalu baik sama Mbak ? Dia itu gaya-gayaan saja. Sok imut banget. T...
Demikian kenyinyiran  Indreswary ketika menyaksikan kakaknya, Indreswaru, membeli empat pasang lensa kontak warna-warni di sebuah optik. Aku mengganti kacamata. Dua kacamataku lainnya dan kacamata Indreswary dibersihkan dalam mesin sterilisasi.Mulai dari optik, sepanjang jalan menuju hotel tempat kami menginap hingga tiba kembali ke rumah, Ia terus-menerus berkata agak sengit dan nampak tak ikhlas. " Mengapa sih Bunda itu terlalu baik sama Mbak ? Dia itu gaya-gayaan saja. Sok imut banget. T...
Demikian kenyinyiran  Indreswary ketika menyaksikan kakaknya, Indreswaru, membeli empat pasang lensa kontak warna-warni di sebuah optik. Aku mengganti kacamata. Dua kacamataku lainnya dan kacamata Indreswary dibersihkan dalam mesin sterilisasi.Mulai dari optik, sepanjang jalan menuju hotel tempat kami menginap hingga tiba kembali ke rumah, Ia terus-menerus berkata agak sengit dan nampak tak ikhlas. " Mengapa sih Bunda itu terlalu baik sama Mbak ? Dia itu gaya-gayaan saja. Sok imut banget. T...
Demikian kenyinyiran  Indreswary ketika menyaksikan kakaknya, Indreswaru, membeli empat pasang lensa kontak warna-warni di sebuah optik. Aku mengganti kacamata. Dua kacamataku lainnya dan kacamata Indreswary dibersihkan dalam mesin sterilisasi.Mulai dari optik, sepanjang jalan menuju hotel tempat kami menginap hingga tiba kembali ke rumah, Ia terus-menerus berkata agak sengit dan nampak tak ikhlas. " Mengapa sih Bunda itu terlalu baik sama Mbak ? Dia itu gaya-gayaan saja. Sok imut banget. T...
Demikian kenyinyiran  Indreswary ketika menyaksikan kakaknya, Indreswaru, membeli empat pasang lensa kontak warna-warni di sebuah optik. Aku mengganti kacamata. Dua kacamataku lainnya dan kacamata Indreswary dibersihkan dalam mesin sterilisasi.Mulai dari optik, sepanjang jalan menuju hotel tempat kami menginap hingga tiba kembali ke rumah, Ia terus-menerus berkata agak sengit dan nampak tak ikhlas. " Mengapa sih Bunda itu terlalu baik sama Mbak ? Dia itu gaya-gayaan saja. Sok imut banget. T...
  

FAQ

Terms of Use

Privacy Policy